Lama tak Ngantor, Badan Kehormatan DPRD Riau Segera Evaluasi Kinerja Noviwaldy Jusman
Kamis, 11/06/2020 - 15:02:47 WIB
Ketua BK DPRD Riau, Sukarmis.
TERKAIT:
 
 

PEKANBARU, RIAUBICARA.COM - Banyaknya desakan dari konstituen yang meminta Noviwaldy Jusman, anggota DPRD Riau Daerah Pemilihan (Dapil) Pekanbaru diganti, membuat Badan Kehormatan (BK) DPRD Riau
bereaksi. Ketua BK DPRD Riau Sukarmis berjanji akan mengevaluasi kinerja Noviwaldy Jusman.

Menurutnya, BK DPRD Riau akan mengevaluasi kinerja Noviwaldy Jusman terkait dugaan tidak efektifnya anggota dewan yang akrab disapa Dedet itu. Di mana diberitakan Dedet sudah lama tidak ke kantor lantaran tengah menjalani perawatan medis penyakit yang dideritanya.

"Saat ini kita kan baru dilantik, malah diiringi Covid-19 ini. Nantilah tunggu corona agak reda, baru kita akan evaluasi (kinerja Dedet)," ujar Sukarmis, ketika dikonfirmasi wartawan, Kamis (11/06/2020).

Dikatakannya, sejak masa mewabahnya Covid-19 di Riau, jadwal masuk kerja di DPRD Riau diganti dengan bekerja di kediaman masing-masing (Work From Home) sesuai instruksi pemerintah.

Sementara ditanya apakah Dedet masih masuk kerja sebelum virus mematikan itu menyebar di Riau, Sukarmis menjawab masih masuk kerja.

Bukan hanya itu, Sukarmis juga mengaku belum menerima surat desakan yang dikirimkan LSM Bina Karya Pemuda Mandiri (BKPM) Kota Pekanbaru melalui suratnya bernomor: 023/LBKPM-PKU/Perm/V/2020 perihal Permintaan Evaluasi tertanggal 25 Mei 2020 yang ditujukan kepada Ketua DPRD Riau. "Kita belum ada (surat), tapi nanti kita akan lakukan evaluasi," terangnya.

Tidak efektifnya kinerja Dedet lantaran dikabarkan sakit, surut Sukarmis, sepenuhnya di tangan partai pengusungnya yakni Partai Demokrat. " Dia kan ada fraksi, nanti dari fraksinya lah bagaimana," tuturnya.

Pernyataan Sukarmis itu juga senada dengan Pengamat Politik Universitas Riau, Saiman Pakpahan yang menjelaskan nasib Noviwaldy Jusman sepenuhnya ada ditangan Partai Demokrat. Katanya, jika ada desakan dari publik maka Partai Demokrat dapat lakukan Pergantian Antar Waktu (PAW) terhadap Noviwaldy Jusman.

Hal ini berkaitan dengan santer terdengar bahwa ia tak lagi efektif sebagai anggota DPRD Riau lantaran penyakit yang dideranya. “Itu hak Partai Demokrat terhadap yang bersangkutan (Noviwaldy). Tapi partainya bisa mempertimbangkan jika ada desakan publik,” ujar Saiman beberapa waktu lalu.

Sebelumnya, Koordinator Fitra Riau Triono Hadi kepada wartawan, Senin (11/05/20), menyarankan Noviwaldy untuk fokus berobat dan mengundurkan diri dari anggota DPRD Riau.

"Yang penting sebenarnya kesadaran dari yang bersangkutan. Bisa melakukan pengunduran diri karena sadar sudah tidak efektif dalam menjalankan tugas sebagai representasi rakyat," kata Triono.

Setelah itu, datang desakan dari LSM Bina Karya Pemuda Mandiri (BKPM) Kota Pekanbaru melalui suratnya bernomor: 023/LBKPM-PKU/Perm/V/2020 perihal Permintaan Evaluasi tertanggal 25 Mei 2020 yang ditujukan kepada Ketua DPRD Riau.

‘’DPRD Riau merupakan bahagian dari Pemerintah Provinsi Riau yang menjadi representasi perwakilan masyarakat, keberadaan anggota DPRD Riau telah melalui suatu proses pemilihan umum yang diselenggarakan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan,’’ tulis Ketua Jetprianto SH dan Sekretaris Abdul Malik SH, dalam suratnya yang diterima media.

Setiap calon anggota DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten/Kota maupun DPR RI dan DPD, sebutnya, terikat didalam suatu ketentuan persyaratan untuk dapat menjadi calon maupun angggota DPRD , khususnya didalam PKPU Nomor 20 Tahun 2018, yang didalamnya terdapat ketentuan syarat bagi calon sesuai dengan Pasal 7 ayat (1) huruf h telah mengisyaratkan adanya keharusan bagi calon agar sehat secara jasmani dan rohani dan bisa bekerja penuh waktu.

Berdasarkan uraian di atas, LSM Bina Karya Pemuda Mandiri (BKPM) Kota Pekanbaru mempertanyakan dan meminta informasi data tentang eksistensi dan tingkat partisipasi (kehadiran) dalam menjalankan amanah sebagai anggota DPRD Riau atas nama Noviwaldy Jusman dari Partai Demokrat Daerah Pemilihan Kota Pekanbaru, di mana sampai saat ini sama diketahui yang bersangkutan dalam kondisi sakit yang mungkin juga menjadi halangan tetap untuk melaksanakan kewajibannya sebagai anggota DPRD Riau.

Jika memang Noviwaldy Jusman saat ini masih berhalangan tetap karena sakit yang masih dideritanya, tentu syarat yang dimaksud dalam PKPU Nomor 20 Tahun 2018 sudah tidak lagi terpenuhi dan tidak dapat menjalankan lagi kewajiban sebagai anggota DPRD Riau. Untuk itu, patut dipertimbangkan oleh pimpinan DPRD Riau meminta penggantinya melalui partai politik yang mengusungnya.

Seperti diberitakan, selain didera gangguan kesehatan, bahkan dikabarkan telah mengalami operasi, Noviwaldy Jusman juga tengah diterpa kasus hukum di Polresta Pekanbaru. Terkait dugaan uang suap untuk seorang Ketua KPPS, mantan Wakil Ketua DPRD Riau itu belum kunjung diperiksa karena alasan sakit. (pb1)



 
Berita Lainnya :
  • Alhamdulillah! M Jamil Kembali Dikukuhkan Jadi Pj Sekda Pekanbaru
  • Waduh! Kadis LHK Riau Mangkir Diperiksa KPK
  • Mengejutkan! Pendeta Ini Sebut Turki Membuat Hagia Sophia Kembali Terhormat
  • Kepala Dinas Perkebunan Riau Diperiksa KPK, Catat Ini Kasusnya
  • Stafsus Erick Thohir Siap Disuntik Vaksin Covid-19, Anda Minat Relawan Ini Syaratnya
  • PP Minta Kejaksaan Tuntaskan Kasus Mark Up Rp23 Miliar Ganti Rugi Lahan Perkantoran Tenayan Raya
  • Viral! Ketua KPU Selingkuh, Terancam Dipecat
  • Kabar Gembira, Uji Coba Vaksin Corona Ini Terhadap Manusia Memuaskan, September Sudah Tersedia?
  • Kabar Gembira, Uji Coba Vaksin Corona Ini Terhadap Manusia Memuaskan, September Sudah Tersedia?
  • Polisi Buru Pelaku Penganiayaan Sekuriti dan Pengrusakan Kantor PWI Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
      Pilihan Redaksi  
    Alhamdulillah! M Jamil Kembali Dikukuhkan Jadi Pj Sekda Pekanbaru

    Waduh! Kadis LHK Riau Mangkir Diperiksa KPK

    Mengejutkan! Pendeta Ini Sebut Turki Membuat Hagia Sophia Kembali Terhormat

     
     
      Opini  
    Mencari Negeri Surga

     
     
       

    Home - Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2020 riaubicara.com, all rights reserved