Rektor UIN Suska Riau Prof Khairunnas Di Usulkan Nyapres 2024
Minggu, 13/06/2021 - 13:06:46 WIB
professor khairunnas
TERKAIT:
 
  • Rektor UIN Suska Riau Prof Khairunnas Di Usulkan Nyapres 2024
  •  

    PEKANBARU-Hebohnya bursa calon Presiden Di Indonesia, Nama Profesor Khairunnas disebut sebut cocok calon Presiden Republik Indonesia, nama Prof Khairunnas muncul digrup WA Alumni UIN Suska Riau, selama ini calon Presiden dari pulau jawa terus ini saatnya Putra Sumatra tampil Profesor KHairunnas sudah cocok memimpin Indonesia tahun 2024 mendatang, salah satu Komentar mereka mengatakan Khairunnas cocok Nyapres.


    Kendati Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2024 masih sekitar tiga tahun lagi, sejumlah partai politik (parpol) sudah memulai pasang kuda-kuda.

    Sebagian parpol sudah berani memunculkan sosok yang dinilai berpeluang diusung sebagai calon presiden pada Pemilu 2024.

    Partai Golkar misalnya mendorong ketua umumnya Airlangga Hartarto untuk maju ke Pilpres mendatang. Partai Gerindra juga sudah mendorong Prabowo Subianto untuk kesekian kalinya maju Pilpres 2024.

    Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendorong ketua umumnya, Abdul Muhaimin Iskandar (Cak Imin atau Gus Ami). Kemudian, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang sempat menyedot perhatian karena isu persaingan antara Ketua DPR RI Puan Maharani dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk Pilpres 2024.



    Selain itu, Partai Amanat Nasional (PAN) yang menginginkan Ketua Dewan Kehormatannya, Soetrisno Bachir menjadi bakal calon presiden. Selain itu, Partai Demokrat dengan ketua umumnya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

    Menanggapi kondisi tersebut, Pengamat Politik dan Direktur IndoStrategi Research and Consulting, Arif Nurul Imam berpendapat setiap parpol tentu menginginkan mengusung kadernya sendiri dalam setiap kontestasi, termasuk dalam pilpres.

    "Karena itu hampir semua parpol memunculkan kadernya untuk diajukan dalam Pilpres, misalnya Golkar menyorong Airlangga, PKB mempromosikan Muhaimin Iskandar, Gerindra mendukung Prabowo, Demokrat mengusung AHY," kata Arif Nurul kepada SINDOnews, Jumat 4 Juni 2021.Baca juga: Suara Kader Gerindra Tetap Usung Prabowo Subianto sebagai Capres 2024

    Menurut Arif, selain mencoba peruntungan politik, strategi itu juga dalam rangka mendongkrak perolehan suara partai, dengan catatan jika tokoh yang diusung memiliki nilai jual di masyarakat. Kendati demikian, kata dia, pada titik akhirnya parpol kemudian juga realistis berdasarkan kalkukasi politik.

    "Jelang pilpres tentu nanti akan mengerucut hanya ke sejumlah tokoh yang kemudian benar-benar maju dalam pilpres," tutur Arif.

    Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (Sudra), Fadhli Harahab menilai positif kondisi tersebut. "Jauh hari parpol sudah mulai menampilkan kader terbaiknya, menyimulasi pasangan yang klop dan menghitung seberapa besar dukungan publik terhadap calonnya," kata Fadhli Harahab kepada SINDOnews secara terpisah.




    Namun, Fadhli memberikan catatan agar parpol jangan hanya menawarkan calon yang itu-itu saja. "Bahkan, sudah ada yang beberapa kali menjadi calon. Masyarakat seperti ditawarkan barang kedaluwarsa," kata Fadhli.

    Fadhli meyakini pemilih hari ini sudah sangat selektif dengan calon pemimpinnya. "Untuk itu, parpol juga harus jeli melihat itu. Dominasi pemilih milenial tentunya menjadi tantangan bagi Parpol untuk menyediakan calon yang cocok dengan selera mereka," pungkas Fadhli.

    Direktur Eksekutif Lembaga Survei KedaiKOPI Kunto Adi Wibowo juga menilai apa yang telah dilakukan sejumlah parpol itu bagus bagi demokrasi. "Kalau menurutku, yang dilakukan oleh partai politik dengan mengajukan jago-jagonya gitu, yang biasanya adalah Ketumnya, misalnya Golkar dengan Pak Airlangga, Cak Imin di PKB, terus Gerindra juga sudah mendorong Prabowo dan PDIP ada Mba Puan walaupun ada juga nama lain seperti Pak Ganjar dan Bu Risma ya, tapi kalau menurut saya ini adalah sesuatu yang bagus untuk demokrasi," kata Kunto kepada SINDOnews.Baca juga: Miliki Kekuatan Struktural dan Kultural, Airlangga-Anies Capres Potensial 2024

    Karena, kata Kunto, dari awal publik sudah disodori nama-nama tersebut. Selanjutnya, publik atau calon pemilih kemudian bisa menilai jago-jagonya sejumlah Parpol itu.

    "Bisa memboboti bisa lebih lama, sehingga kualitasnya di akhir juga kita berdoa supaya mendapatkan pemimpin yang lebih baik, kalau kita punya waktu untuk assessment yang lebih lama kan bisa jadi keputusan kita akan lebih baik, itu keuntungannya," kata Kunto.

    Kunto pun menilai wajar sejumlah parpol sudah mengajukan jagonya masing-masing ke publik. "Parpol-parpol ini kan mereka yang punya tiket, mereka yang bisa mengajukan calon presiden, dan mereka sudah dari awal mengelus jago-jago mereka supaya publik juga semakin mengenal, popularitasnya semakin oke, dan juga elektabilitasnya semakin oke," tuturnya.

    Dia pun memberikan contoh elektabilitas Presiden Keenam Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang langsung meroket ketika dicalonkan.

    "Dari dua Presiden kita yang dipilih secara langsung, Pak SBY dan Pak Jokowi, elektabilitas mereka langsung meroket ketika partainya dan secara definitif mereka dicalonkan oleh partai atau koalisi partai menjadi calon presiden dan dideklarasikan, itu elektabilitasnya langsung meroket dan menurut saya itu adalah strategi yang diambil Parpol di Indonesia hari ini," tuturnya. (tim)



     
    Berita Lainnya :
  • DPRD Riau Tunda Kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun 2021 Sampai PPKM Usai
  • Diskriminatif! Media Siber Rame-rame Tolak 'Berkah Presiden Jokowi' di KPCEN Kominfo
  • Ikut Ajakan Kapolri, Aktivis Riau ini Dukung Percepatan Penyaluran Bansos Jelang PPKM Level 4
  • HUT 48, DPD KNPI Kampar Berbagi di Ponpes Daarun Nahdha Thawalib Bangkinang
  • SMSI Sulsel dan Bengkulu Minta Menkominfo Evaluasi Ulang Program Diseminasi KPCPEN
  • Qurban 2 Ekor Sapi, .DPD PDIP Riau Bagikan 100 Kupon Daging Kemasyarakat Sekitar
  • Janji Bayar Hutang, SP Diduga Jaminkan Mobil Bodong, Eddy Rantau Titipkan Ke Polsek Tenayan Raya
  • Anggota Dewan Sugeng Pranoto Kembali Dilaporkan ke Polda Riau
  • DPD Partai Ummat Kampar Silaturahmi dan Berbagi Berkah di Panti Asuhan Muhammadiyah
  • Angka Pengagguran Dikampar Meningkat, Program Pemkab Kampar Tak Jelas.
  •  
    Komentar Anda :

     
      Pilihan Redaksi  
    Hadiri Rakerda Repdem Riau, Wanto Sugito Minta Kadernya Jangan Lelah Advokasi Kasus Rakyat Marhaen

    Rektor UIN Suska Riau Prof Khairunnas Di Usulkan Nyapres 2024

    Ketua GPII Riau, Selain Sama Catur, Hero- Abu Nazar Dinilai Cocok

     
     
      Opini  
    Mencari Negeri Surga

     
     
       

    Home - Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2020 riaubicara.com, all rights reserved