Hikmah Anak Kuntu yang Viral, Syahrul Aidi Minta Pengusaha Perhatikan Kesejahteraan Karyawan
Minggu, 13/06/2021 - 12:01:02 WIB

TERKAIT:
 
  • Hikmah Anak Kuntu yang Viral, Syahrul Aidi Minta Pengusaha Perhatikan Kesejahteraan Karyawan
  •  

    Pekanbaru - Desa Kuntu Darussalam Kabupaten Kampar mendadak viral sepekan terakhir. Itu terkait dengan beredarnya video tiga pelajar yang melakukan aksi bergelantungan di rel keranjang pengangkut buah sawit. Tak ayal video itu mengundang perhatian hingga pemerintah pusat. 

    Salah seorang anggota DPR RI Dapil Riau 2, Syahrul Aidi Maazat diminta DPP PKS untuk mengunjungi lokasi kejadian untuk memastikan kondisi real di lapangan. Dan selaku utusan partai di komisi bidang infrastruktur diharapkan partai dapat memberikan solusi masyarakat setempat. Syahrul Aidi saat dihubungi pada Sabtu (12/6/2021) menjelaskan bahwa klarifikasi langsung dengan ketiga anak tersebut menyampaikan bahwa mereka saat itu hanya bermain di luar jam sekolah. Dan itu masih di bawah pengawasan keluarga dan pekerja yang ada di lokasi kejadian. 

    "Kemarin saya langsung dialog dengan anak-anak dan para pekerja disana, mereka menyampaikan bahwa mereka hanya bermain. Kalau pergi sekolah mereka biasanya ada jalur khusus. Kalau air sedang surut, mereka melewati aliran sungai yang ada di bawah rel keranjang kelapa sawit tersebut. Jadi itu clear. Dan karena ini berada dalam kawasan perkebunan pribadi, maka fasilitas pemerintah tak bisa kita bangun," terang Syahrul Aidi. 

    Yang menarik perhatian Syahrul Aidi, hikmah dari kejadian ini adalah terbukanya sisi lain dari pekerja perkebunan yang ada di Riau. Baik itu lahan perkebunan milik pengusaha secara pribadi atau pun telah memiliki badan hukum. Dia menyoroti tiga fasilitas mendasar yang harus disediakan oleh pengusaha di luar gaji yang pekerja dapatkan. 

    "Pekerja harus mendapatkan akses pendidikan, kesehatan dan tempat tinggal yang layak. Tiga sektor ini harus diberikan oleh pengusaha. Jangan anggap dengan memberi mereka gaji, semua telah selesai. Contoh di bidang pendidikan, jika anak dari pekerjanya sekolahnya jauh, maka disediakan alat transportasi berupa kendaraan. Kemudian fasilitas jalan dan jembatan juga diperhatikan" terang Syahrul Aidi. 

    Dia juga meminta agar tingkat kesejahteraan pekerja ini juga diperhatikan oleh  pemerintah setempat. Jangan sampai nanti ketika masalah telah muncul, baru hal tersebut dipersoalkan. ***



     
    Berita Lainnya :
  • DPRD Riau Tunda Kegiatan Reses Masa Sidang III Tahun 2021 Sampai PPKM Usai
  • Diskriminatif! Media Siber Rame-rame Tolak 'Berkah Presiden Jokowi' di KPCEN Kominfo
  • Ikut Ajakan Kapolri, Aktivis Riau ini Dukung Percepatan Penyaluran Bansos Jelang PPKM Level 4
  • HUT 48, DPD KNPI Kampar Berbagi di Ponpes Daarun Nahdha Thawalib Bangkinang
  • SMSI Sulsel dan Bengkulu Minta Menkominfo Evaluasi Ulang Program Diseminasi KPCPEN
  • Qurban 2 Ekor Sapi, .DPD PDIP Riau Bagikan 100 Kupon Daging Kemasyarakat Sekitar
  • Janji Bayar Hutang, SP Diduga Jaminkan Mobil Bodong, Eddy Rantau Titipkan Ke Polsek Tenayan Raya
  • Anggota Dewan Sugeng Pranoto Kembali Dilaporkan ke Polda Riau
  • DPD Partai Ummat Kampar Silaturahmi dan Berbagi Berkah di Panti Asuhan Muhammadiyah
  • Angka Pengagguran Dikampar Meningkat, Program Pemkab Kampar Tak Jelas.
  •  
    Komentar Anda :

     
      Pilihan Redaksi  
    Hadiri Rakerda Repdem Riau, Wanto Sugito Minta Kadernya Jangan Lelah Advokasi Kasus Rakyat Marhaen

    Rektor UIN Suska Riau Prof Khairunnas Di Usulkan Nyapres 2024

    Ketua GPII Riau, Selain Sama Catur, Hero- Abu Nazar Dinilai Cocok

     
     
      Opini  
    Mencari Negeri Surga

     
     
       

    Home - Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2020 riaubicara.com, all rights reserved