Ancam dan Sebut Wartawan Anjing, Asrizal Resmi Dilaporkan Ke Polda Riau
Kamis, 20/05/2021 - 17:12:39 WIB
Abu Nazar menyerahkan berkas laporan ke Ditreskrimum Polda Riau
TERKAIT:
 
  • Ancam dan Sebut Wartawan Anjing, Asrizal Resmi Dilaporkan Ke Polda Riau
  •  

    PEKANBARU - Salah seorang diduga preman menelepon dan mengancam wartawan Abu Nazar terkait pemberitaan di media yang mengaku namanya Asrizal mengatakan, "Hai Anjing, di mana kau, saya Asrizal," resmi dilaporkan ke Polda Riau Kamis, (20/05/21).

    Tak mengulur waktu, Abu Nazar saat ditemui di Polda Riau yang didampingi oleh rekan wartawan lainnya mengatakan bahwa dirinya sudah resmi melaporkan saudara Asrizal dan berkas laporan sudah diterima lansung oleh Ditreskrimum Polda Riau.

    "Hari ini kita sudah melaporkan saudara Asrizal ke Ditreskrimum Polda Riau, kita berharap Polda Riau segera memproses laporan ini dan ditindak sesuai dengan hukum yang berlaku, agar tidak ada lagi premanisme terhadap wartawan", tegas Abu Nazar.

    Abu Nazar juga menyampaikan bahwa Asrizal sudah merendahkan profesi wartawan dan pribadinya, Berkata kotor dengan Sebutan Anjing, dan melakukan ancaman terhadap pribadi dan profesi dengan Ketentuan pidana mengenai pengancaman yang juga diatur dalam undang-undang KUHP, ditambah lagi juga sudah diduga melanggar undang-undang Pers no 40 tahun 1999 menghalangi kegiatan jurnalistik jelas diatur di dalam UU Pers No 40 Tahun 1999 pada Pasal 18 Ayat (1).


    Sebagaimana pemberitaan sebelumnya :

    Rabu, 19/05/2021 - 20:27:46 WIB
    Sebut Wartawan Anjing, Azrizal Terancam Pidana, Ini Kronologisnya
     
    PEKANBARU - Salah seorang diduga preman menelepon dan mengancam wartawan Abu Nazar, terkait pemberitaan di media, mengaku namanya Asrizal mengatakan, "Hai Anjing, di mana kau, saya Asrizal," ujarnya. Oknum ini sengaja menelepon Abu Nazar terkait pemberitaan, di mana salah seorang pegawai honorer Pelalawan menghina pidato Presiden Joko Widodo .

    Atas Pemberitaan ini Asrizal menelepon Abu Nazar dan memaki Abu Nazar dengan sebutan anjing. Bahkan mengancam, "Divmana kau, saya di Marpoyan," kata Asrizal. Atas dasar ancaman ini, Abu Nazar akan melaporkan Asrizal dengan ancaman mengancam wartawan dan menghalangi tugas pers. 
    elah terjadi dugaan tindak pidana menghina serta mengancam wartawan dalam menjalan tugas, berikut kronologis kejadiannya.

    1. Pada hari ini Kamis, 19 Mei 2021 Wartawan Abu Nazar dari Riau Bicara.com/Wartawan Riauone.com/Wartawan Riau Televisi Network.com menulis sebuat berita tentang dugaan Penghinaan terhadap Presiden Republik Indonesia, diduga dilakukan Saudara Ardi Amsyar Pegawai Honorer Bawaslu Kabupaten Pelalawan, Saudara Ardi ini diduga menghina isi Pidato  Presiden Jokowidodo saat berkunjung kejalan Tol Pekanbaru Padang tepatnya diKabupaten Kaampar. Beredar VIDIO isi pidato Presiden yang diduga salah penyebutan nama Propinsi Sumatra Barat disebut Propinsi Padang, atas dasar Vidio inilah Wartawan Abu Nazar menulis berita tersebut yang pernytaan Ardi Amsar itu di Grup Ikatan Pemuda Kampar Riau, yang sudah diingatkan agar tidak menghina dan mengolok olok Pidato Presiden yang merupakan Kepala Negara yang harus dihormati.

    2. Abu Nazar menulis berita dimedia riaubicara.com yang diterbitkan Riaubicara.com diterbitkan oleh: PT. Riau Satu Media, ( Ardi Amsar Pegawai Bawaslu Pelalawan Cemeeh Pidato Presiden), atas dasar berita ini salah seorang mengaku bernama Azrizal menelpon Abu Nazar dan mengancam serta menyebut  Abu Nazar “ Anjing “ menggunakan nomor hp 0812 76 96 116 . Asrizal menelpon serta mengancam dan bahkan mengaku Ardi Amsar Adiknya, dan diduga Azrizal membela kelakuan Ardi Amsar yang telah diduga mencemeeh dan mengolok olok pidato presiden di grup WhatsApp Ikatan Pemuda Kampar Riau

    3. Saudara Azrizal didugan melanggar undang-undang Pers no 40 tahun 1999 menghalangi kegiatan jurnalistik jelas diatur di dalam UU Pers No 40 Tahun 1999 pada Pasal 18 Ayat (1) yang menyebutkan, bahwa setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dipidana dengan pidana penjara paling lama 2 (dua) tahun atau denda paling banyak Rp. 500.000.000,00 (Lima ratus juta rupiah).

    4. Saudara Azrizal Ketentuan pidana mengenai pengancaman yang juga diatur dalam undang-undang KUHP.


    *** (an/abu)



     
    Berita Lainnya :
  • Resmi Dilantik, H. Syafaruddin Poti : Apkasindo Rohul Untuk Kesejahteraan Petani Sawit
  • Jelang Pelantikan Apkasindo Rohul, H. Syafaruddin Poti, SH Sosialisasi Pergub Tentang Harga TBS
  • Didampingi Kuasa Hukumnya, Pemilik Pangkalan Helmi dan Done Bantah Isu Miring BBM Habis
  • KAMPAK Minta KPK-Polri Usut Walikota dan Sekda Pekanbaru, Catat Ini Dugaan Kasusnya
  • Walikota Firdaus Lantik Ikatan Pelajar Mahasiswa Pekanbaru
  • Pilkades Serentak, Praktisi Hukum Mardoni, SH Desak Pemda Kampar Buat Perbub Cegah Money Politic
  • Cegah Penyebaran Pandemi Covid - 19, H. Suryadi Khusaini Gelar Vaksinasi Massal
  • H. Syafaruddin Poti Harap HIPMI Riau Fokus Geluti dan Bina UMKM Guna Pemulihan Ekonomi
  • Tak Tepat Sasaran, Fraksi PDI Perjuangan minta Pemprov Riau Fokus Pemulihan Ekonomi
  • Menang jadi Ketum BPD HIPMI Riau, Rahmat Ilahi ; Terima Kasih, Kita akan gandeng semua
  •  
    Komentar Anda :

     
      Pilihan Redaksi  
    KAMPAK Minta KPK-Polri Usut Walikota dan Sekda Pekanbaru, Catat Ini Dugaan Kasusnya

    Hadiri Rakerda Repdem Riau, Wanto Sugito Minta Kadernya Jangan Lelah Advokasi Kasus Rakyat Marhaen

    Rektor UIN Suska Riau Prof Khairunnas Di Usulkan Nyapres 2024

     
     
      Opini  
    Mencari Negeri Surga

     
     
       

    Home - Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2020 riaubicara.com, all rights reserved