Subhanallah! Hagia Sophia Kini Kembali Menjadi Masjid
Sabtu, 11/07/2020 - 11:08:53 WIB
Pengadilan Turki memutuskan mengubah Hagia Sophia kembali menjadi masjid.
TERKAIT:
 
  • Subhanallah! Hagia Sophia Kini Kembali Menjadi Masjid
  •  

    ANKARA, RIAUBICARA.COM - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah memerintahkan untuk mengubah Hagia Sophia kembali menjadi masjid. Pernyataan Erdogan disampaikan setelah sebelumnya pengadilan Turki, Jumat (10/7/2020), mencabut status museum yang disematkan kepada Hagia Sophia.

    Perintah presiden itu disampaikan lewat sebuah dekrit. Seperti dilansir Republika, lewat dekrit itu pengurusan Hagia Sophia
    tak lagi di bawah Menteri Kebudayaan, namun di Kementerian Urusan Agama.

    Beberapa jam sebelumnya, persidangan di Dewan Negara yang mendebatkan kasus ini membatalkan keputusan kabinet pada 1934 di era Kemal Ataturk yang sudah berjalan enam abad. Di era sekulerisme Ataturk, Hagia Sophia diubah menjadi museum dari sebelumnya masjid.

    "Keputusan kabinet pada 1934 yang mengakhiri pemanfaatan Hagia Sophia sebagai masjid dan mengubahnya jadi museum tak sesuai dengan hukum," ujar Dewan Negara.

    Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan telah berulangkali menegaskan keinginannya untuk mengubah bangunan warisan dunia itu menjadi masjid. Meski mendapat penentangan dari sejumlah pihak, Erdogan menilai urusan Hagia Sophia adalah kedaulatan Turki.

    Juru bicara kepresidenan Turki, Ibrahim Kalin, menyatakan pembukaan kembali Hagia Sophia sebagai masjid tidak akan menghilangkan identitasnya. Tempat tersebut dikatakan akan selalu menjadi warisan sejarah dunia.

    "Membuka Hagia Sophia untuk beribadah tidak menghalangi wisatawan lokal atau asing mengunjungi situs ini. Jadi kerugian dari warisan dunia tidak dipertanyakan," kata Kalin.

    Kalin menegaskan sejarah Hagia Sophia dimulai pada abad keenam sebagai sebuah gereja, berlanjut sebagai masjid, dan kemudian sebagai museum. Status Hagia Sophia menjadi museum adalah status yang paling jauh dari tiga identitas bangunan ikonik.

    Perjalanan Hagia Sophia
    Hagia Sophia adalah gereja pertama yang diresmikan pada 15 Februari 360 M di masa pemerintahan kaisar Konstantius II oleh uskup Eudoxius dari Antioka. Gereja dibangun di sebelah tempat istana kekaisaran Byzantium.

    Pada 7 Mei 558 M, di masa kaisar Justinianus, kubah sebelah timur runtuh terkena gempa. Kemudian, pada 26 Oktober 986 M pada masa pemerintahan Kaisar Basil II (958-1025) juga kembali terkena gempa.

    Akhirnya, pada awalan abad ke-14 dilakukan renovasi besar-besaran agar tidak terkena gempa lagi. Keistimewaan kubah ini terletak pada bentuk kubahnya yang besar dan tinggi. Ukuran tengahnya 30 meter, tinggi dan fundamentalnya 54 meter.

    Interiornya pun dihiasi mosaik dan fresko, tiang-tiangnya terbuat dari pualam warna-warni dan dindingnya dihiasi ukiran. Saat Konstantinopel ditaklukkan Sultan Mehmed II pada 29 Mei 1453. Sultan turun dari kudanya dan bersujud syukur pada Allah SWT, lalu pergi ke Gereja Hagia Sophia dan memerintahkan agar gereja tersebut diubah menjadi Masjid Aya Sofia yang dikemudian hari digunakan untuk melakukan shalat berjamaah, shalat Jumat, dan kegiatan keagamaan umat Islam lainnya.

    Hingga pada 1937, Mustafa Kemal Ataturk mengubah status Hagia Sophia menjadi museum. Sehingga mulailah proyek pembongkaran Hagia Sophia, dimulai dari dinding dan langit-langit dikerok dari cat-cat kaligrafi hingga ditemukan kembali lukisan-lukisan sakral Kristen.

    Sejak saat itu, Masjid Aya Sofya dijadikan salah satu objek wisata yang terkenal oleh pemerintah Turki di Istanbul. Nilai sejarahnya tertutupi gaya arsitektur Byzantium yang indah memesona.

    Karakter arsitektur Byzantium menunjukkan pengembangan dari tiga periode utama. Pertama, 330-850 M termasuk masa permerintahan Justinian; Kedua, 850-1200 M termasuk dalam dinasti Macedonia dan Comnenia; Ketuga, 1200 M hingga saat ini. Karakter arsitektur juga terpengaruh oleh budaya lokal, seperti yang terlihat di Turki, Italia, Yunani, Macedonia, Armenia, Syria, Rusia, Serbia, dan Prancis.) rb1)



     
    Berita Lainnya :
  • REKOR! Amerika Catat 3.927 Kematian Akibat Corona dalam Sehari
  • Profil Calon Kapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Berjibaku Mengamankan Ibukota
  • Alhamdulillah! M Jamil Kembali Dikukuhkan Jadi Pj Sekda Pekanbaru
  • Waduh! Kadis LHK Riau Mangkir Diperiksa KPK
  • Mengejutkan! Pendeta Ini Sebut Turki Membuat Hagia Sophia Kembali Terhormat
  • Kepala Dinas Perkebunan Riau Diperiksa KPK, Catat Ini Kasusnya
  • Stafsus Erick Thohir Siap Disuntik Vaksin Covid-19, Anda Minat Relawan Ini Syaratnya
  • PP Minta Kejaksaan Tuntaskan Kasus Mark Up Rp23 Miliar Ganti Rugi Lahan Perkantoran Tenayan Raya
  • Viral! Ketua KPU Selingkuh, Terancam Dipecat
  • Kabar Gembira, Uji Coba Vaksin Corona Ini Terhadap Manusia Memuaskan, September Sudah Tersedia?
  •  
    Komentar Anda :

     
      Pilihan Redaksi  
    Alhamdulillah! M Jamil Kembali Dikukuhkan Jadi Pj Sekda Pekanbaru

    Waduh! Kadis LHK Riau Mangkir Diperiksa KPK

    Mengejutkan! Pendeta Ini Sebut Turki Membuat Hagia Sophia Kembali Terhormat

     
     
      Opini  
    Mencari Negeri Surga

     
     
       

    Home - Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2020 riaubicara.com, all rights reserved