Ups, Ketahuan! Pemko Pekanbaru 'Sunat' Dana Bansos Covid-19 Rp50 Ribu per KK
Rabu, 01/07/2020 - 19:27:33 WIB
Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau, Darius Husein. (mediacenter.riau.go.id)
TERKAIT:
 
  • Ups, Ketahuan! Pemko Pekanbaru 'Sunat' Dana Bansos Covid-19 Rp50 Ribu per KK
  •  

    PEKANBARU, RIAUBICARA.COM -
    Polemik penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) di Kota Pekanbaru berbuntut panjang. Terkini, Pemko Pekanbaru dituding "sunat" Rp50 ribu per KK dengan alasan biaya administrasi bank.

    Sejumlah pihak yang terkait dengan penyaluran bantuan keuangan (Bankeu) yang bersumber dari APBD Pemerintah Provinsi Riau ini pun dipanggil oleh Pemprov Riau.

    Dalam pertemuan yang dipimpin Asisten I Setdaprov Riau dan dihadiri Wakil Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi bersama sejumlah kepala dinas di lingkungan Pemko Pekanbaru tersebut, disepakati bahwa Pemko Pekanbaru harus mengembalikan dana BLT yang sempat disunat oleh Pemko Pekanbaru sebesar Rp50 ribu per kepala keluarga (KK).

    "Setelah kita adakan pertemuan, diputuskan bahwa Pemko sudah berkomitmen mengembalikan dana sisa Rp50 ribu itu kepada warga penerima BLT terdampak Covid-19," kata Kepala Dinas Sosial Provinsi Riau, Darius Husein, dikutip riauin.com, Rabu (1/7/2020).

    Kasus ini mencuat setelah warga memprotes kepada Pemko Pekanbaru yang hanya mencairkan BLT dari Pemprov Riau sebesar 250 ribu per Kepala Keluarga (KK).

    Padahal, sesuai anggaran yang disampaikan oleh Pemprov Riau besaran bantuan yang seharusnya diterima oleh warga adalah Rp300 ribu per KK.

    Setelah dilakukan klarifikasi, Pemko Pekanbaru berdalih potongan Rp50 ribu tersebut untuk biaya administrasi.

    Sebab, penyalurannya melalui Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Pekanbaru. Sehingga dana yang tersisa di dalam rekening BPR tidak boleh nol rupiah.

    "Karena alasan itu, makanya penyaluran dana tak utuh, khusus di BPR. Kalau penyaluran lewat BRI dan Bank Riaukepri, tidak ada masalah," kata Darius.

    Pemko Pekanbaru berjanji akan segera mengambilkan dana yang sempat dipotong tersebut ke warga yang sudah terdaftar sebagai penerima bantuan. Sehingga warga secara utuh mendapatkan bantuan sebesar Rp300 ribu.

    Namun untuk pengembalian dana yang sempat dipotong Rp50 ribu ini, akan dilakukan melalui dua opsi.

    Pertama, dengan cara membayarkan dana Rp 50 ribu yang sempat dipotong tersebut saat ini juga. Kedua, kekurangan dana akan ditambahkan saat penyaluran tahap berikutnya.

    Sehingga pada saat penyaluran tahap kedua nanti, warga langsung mendapatkan Rp350 ribu.

    "Kalau sekarang berarti yang diterima Rp50 ribu. Kalau nanti menunggu penyaluran BLT berikutnya, menjadi Rp350 ribu," kata Darius. (rb1)



     
    Berita Lainnya :
  • Alhamdulillah! M Jamil Kembali Dikukuhkan Jadi Pj Sekda Pekanbaru
  • Waduh! Kadis LHK Riau Mangkir Diperiksa KPK
  • Mengejutkan! Pendeta Ini Sebut Turki Membuat Hagia Sophia Kembali Terhormat
  • Kepala Dinas Perkebunan Riau Diperiksa KPK, Catat Ini Kasusnya
  • Stafsus Erick Thohir Siap Disuntik Vaksin Covid-19, Anda Minat Relawan Ini Syaratnya
  • PP Minta Kejaksaan Tuntaskan Kasus Mark Up Rp23 Miliar Ganti Rugi Lahan Perkantoran Tenayan Raya
  • Viral! Ketua KPU Selingkuh, Terancam Dipecat
  • Kabar Gembira, Uji Coba Vaksin Corona Ini Terhadap Manusia Memuaskan, September Sudah Tersedia?
  • Kabar Gembira, Uji Coba Vaksin Corona Ini Terhadap Manusia Memuaskan, September Sudah Tersedia?
  • Polisi Buru Pelaku Penganiayaan Sekuriti dan Pengrusakan Kantor PWI Riau
  •  
    Komentar Anda :

     
      Pilihan Redaksi  
    Alhamdulillah! M Jamil Kembali Dikukuhkan Jadi Pj Sekda Pekanbaru

    Waduh! Kadis LHK Riau Mangkir Diperiksa KPK

    Mengejutkan! Pendeta Ini Sebut Turki Membuat Hagia Sophia Kembali Terhormat

     
     
      Opini  
    Mencari Negeri Surga

     
     
       

    Home - Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2020 riaubicara.com, all rights reserved