Gawat! Pekanbaru Kembali Zona Merah Penularan Virus Covid-19
Rabu, 24/06/2020 - 14:17:50 WIB
Petugas memasang gembok di pintu masuk Kantor Camat Bukitraya, Pekanbaru, Selasa (23/6/2020), pasca tiga pegawainya terkonfirmasi positif Covid-19. (Riau Pos)
TERKAIT:
 
  • Gawat! Pekanbaru Kembali Zona Merah Penularan Virus Covid-19
  •  

    PEKANBARU, RIAUBICARA.COM - Penambahan 18 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 dalam dua hari terakhir, membuat kondisi kerawanan penularan virus corona di Pekanbaru meningkat. Dari sebelumnya sudah berada di zona kuning, kini menjadi zona merah lagi.

    Hal ini diungkapkan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Pekanbaru dr Mulyadi SpBP, dilansir Riau Pos, Rabu (24/6/2020). ’’Sudah jelas (zona merah, red) karena ada transmisi lokal. Masuk kategori G (generasi, red) tiga,’’ urainya.

    Penularan Covid-19 dapat dibagi pada tiga jenis yakni G1 atau generasi pertama, di mana seorang pasien positif yang datang ke Pekanbaru terlebih dahulu tertular dari luar daerah. Sementara G2 atau generasi kedua  adalah warga Pekanbaru yang tertular dari pasien kategori G1.

    Sedangkan G3 atau generasi ketiga adalah penularan yang terjadi secara lokal. ‘’Dari 18 tambahan pasien positif, dua itu G3. Ini dari nyonya GSN yang di (kantor Camat Bukitraya, red). Penularan dari teman sekantor,’’ paparnya.

    Pada Senin (22/6/2020), diumumkan ada penambahan 13 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Pekanbaru. Sementara itu, Selasa (23/6/2020), terdapat lima penambahan. Tambahan ini membuat total kasus terkonfirmasi positif Covid-19 menjadi 70 orang.

    Jika diakumulasikan sejak awal Covid-19 mewabah, Kecamatan Tampan masih menjadi daerah dengan kasus positif terbanyak. Namun, tren penambahan yang baru menunjukkan Kecamatan Rumbai Pesisir juga rawan. ‘’Yang baru-baru ini Rumbai Pesisir,’’ ujarnya.

    Memasuki pekan kedua Juni, Kota Pekanbaru masuk kategori zona kuning, yakni tingkat risiko penularan rendah. Sebelum terjadi penambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 satu orang, Sabtu (6/6/2020), sudah dua pekan tak terjadi penambahan kasus terkonfirmasi positif Covid-19 baru. Sudah empat hari terakhir pula tiga pasien posiitif terakhir sembuh dan boleh pulang. Pasien positif terakhir juga sudah dinyatakan negatif. (rb1)



     
    Berita Lainnya :
  • Resmi Dilantik, H. Syafaruddin Poti : Apkasindo Rohul Untuk Kesejahteraan Petani Sawit
  • Jelang Pelantikan Apkasindo Rohul, H. Syafaruddin Poti, SH Sosialisasi Pergub Tentang Harga TBS
  • Didampingi Kuasa Hukumnya, Pemilik Pangkalan Helmi dan Done Bantah Isu Miring BBM Habis
  • KAMPAK Minta KPK-Polri Usut Walikota dan Sekda Pekanbaru, Catat Ini Dugaan Kasusnya
  • Walikota Firdaus Lantik Ikatan Pelajar Mahasiswa Pekanbaru
  • Pilkades Serentak, Praktisi Hukum Mardoni, SH Desak Pemda Kampar Buat Perbub Cegah Money Politic
  • Cegah Penyebaran Pandemi Covid - 19, H. Suryadi Khusaini Gelar Vaksinasi Massal
  • H. Syafaruddin Poti Harap HIPMI Riau Fokus Geluti dan Bina UMKM Guna Pemulihan Ekonomi
  • Tak Tepat Sasaran, Fraksi PDI Perjuangan minta Pemprov Riau Fokus Pemulihan Ekonomi
  • Menang jadi Ketum BPD HIPMI Riau, Rahmat Ilahi ; Terima Kasih, Kita akan gandeng semua
  •  
    Komentar Anda :

     
      Pilihan Redaksi  
    KAMPAK Minta KPK-Polri Usut Walikota dan Sekda Pekanbaru, Catat Ini Dugaan Kasusnya

    Hadiri Rakerda Repdem Riau, Wanto Sugito Minta Kadernya Jangan Lelah Advokasi Kasus Rakyat Marhaen

    Rektor UIN Suska Riau Prof Khairunnas Di Usulkan Nyapres 2024

     
     
      Opini  
    Mencari Negeri Surga

     
     
       

    Home - Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2020 riaubicara.com, all rights reserved